Kamu disini
Home > Aneh > 7 Sosok Makhluk Gaib Paling Populer Di Tanah Air (Bagian 1)

7 Sosok Makhluk Gaib Paling Populer Di Tanah Air (Bagian 1)

Tuhan menciptakan alam semesta seisinya pasti tentunya selalu berpasang-pasangan, semuanya Tuhan ciptakan dengan atribut hikmah dan manfaatnya masing-masing.

Seperti halnya ada perempuan dan laki-laki,siang dan malam, baik dan buruk dan begitu pula dengan alam, ada alam nyata dan alam gaib.

Ketika kita membahas alam gaib pasti tentunya tak luput dari penghuni-penghuni gaibnya. Sebelum kita membahas para makhluk gaib perlu kita ketahui apa yang dimaksud dengan gaib itu sendiri.

 

Secara bahasa, gaib berarti segala sesuatu yang tidak tampak dari anda atau segala sesuatu yang tidak terlihat oleh kasat mata, sekalipun sampai ke hati Seseorang yang hanya mendengar suara, tanpa melihat sumber suara, secara bahasa dikatakan gaib.

 

Ternyata tidak cuma manusia saja yang mempunyai kepopuleran di telinga manusia. Tetapi makhluk gaib pun ikut andil dalam mempopulerkan dirinya di hadapan manusi. Siapa sajakah makhluk-makhluk gaib yang terpopuler di tanah air?

 

  1.  WEWE GOMBEL

Siapakah hantu wewe gombel itu?makhluk yang menyeramkan kah? Tentu, makhluk gaib ini sangat ditakuti oleh manusia terutama para anak-anak.

Di tanah jawa khususnya daerah pedesaan  makhluk ini sangat populer dan banyak ditakuti oleh anak-anak. Karena sosok makhluk gaib ini sering membawa anak-anak jalan-jalan ke alam gaibnya.

 Makhluk ini biasanya muncul atau menampakkan diri ketika menjelang maghrib. Konon ceritanya makhluk ini mempunyai tampang yang sangat menakutkan dengan penampilan rambut yg terurai panjang, bertaring dan mempunyai payu dara yang sangat panjang dan besar yang bisa disampirkan ke bahunya.

 Selain ciri-ciri tersebut penampilan hantu wewe gombel ini memakai baju compang-camping yang tidak layak pakai sehingga disebut hantu wewe gombel. Gombel dalam bahasa jawa sendiri merupakan baju yang tak layak pakai.

Singkat cerita di daerah pulau jawa tepatnya di desa Kerso kabupaten Jepara pernah ada seorang anak yang hilang menjelang maghrib, hal ini awalnya tak disadari orang tua anak tersebut.

Karena awalnya anak tersebut menjelang maghrib masih asyik bermain di depan rumah, tetapi setelah maghrib sang ibu anak tersebut baru menyadari kalau anaknya tidak ada di depan rumah lagi. Sehingga ibu anak tersebut panik mencari anaknya.

Tetapi setelah dicari dan ditanyakan ke tetangga dan saudaranya tidak ada yang tahu keberadaan anak tersebut.

 Kemudian salah satu saudara dari anak tersebut terlintas dalam pikirannya kalau anak tersebut mungkin di bawa makhluk halus yang usil yaitu wewe gombel.

Kemudian warga rame-rame mencari anak tersebut dengan membawa peralatan dapur seperti manci,wajan, ember, gelas, mangkok dan sebagainya untuk digunakan sebagai alat pencairan anak tersebut sambil dipukuli peralatan dapur yang dibawahnya.

Karena konon hantu wewe gombel takut dengan bunyi-bunyian alat-alat dapur. Dengan harapan para warga anak tersebut ditinggalkan hantu wewe gombel dengan selamat.

Setelah pencarian sekian lama tepatnya jam 19.30 WIB akhirnya anak tersebut akhirnya ditemukan di lingkungan yang tidak jauh dari rumahnya, yaitu dibawa pohon mangga depan rumahnya dengan posisi jongkok di bawah pohon tersebut.

 Kondisi korban tidak bisa berbicara, baju yang dipakai sudah diganti dengan kain yang sangat kumal, rumput kering menempel di sekujur badannya.

Setelah anak tersebut diberi minum, barulah dapat berbicara. Dia berceritera bahwa pada waktu main di depan rumah ia didatangi ibunya untuk diajak jalan-jalan, mengunjungi tempat-tempat yang ramai, setelah itu tidak ingat lagi.

Tentunya penduduk sudah tidak asing lagi dengan kejadian seperti ini, karena hantu wewe melakukan penculikan dengan cara yang sama, membawa korban, merubah dirinya menjadi saudara, kemudian membuat korban tidak sadar atau linglung.

Untuk itu diperlukan kewaspadaan dalam menjaga anak, di antaranya melarang anak main pada saat menjelang senja, mandi sendiri di luar rumah, ke tempat-tempat yang tidak lazim, misal pantai, sungai, tempat sampah dan sebagainya.

 

 

  1. KEK SENEN

Kek Senen salah satu nama makhluk gaib yang tak asing lagi di telinga masyrakat Jawa.

Dari asal-usul namanya Kek berarti seseorang laki-laki yang sudah tua dan Senen adalah hari senin karena konon hantu ini sering menampakkan diri di hari senin, oleh karena itu masyarakat jawa menyebutnya dengan sebutan nama Kek Senen.

Dari cerita orang-orang terdahulu sosok Kek Senen adalah seorang hantu yang menyerupai kakek-kakek yang sering menempati pohon-pohon besar seperti pohon pakel.

Selain seringnya muncul di hari senin sosok hantu kek senen juga mempunyai sifat keusilan yang tinggi. Kek senen sering mengganggu masyarakat yang mempunyai hajat besar, seperti acara pernikahan, khitanan dan hajat-hajat besar lainnya.

Dulu pernah ada cerita di tanah Jawa ada seorang warga yang mempunyai acara hajatan besar yaitu menikahkan anaknya.

Dari cerita sang pemilik rumah waktu melaksanakan hajatan masalah konsumsi dan lain-lain sudah disiapkan sedemikian rupa, dengan menyiapkan makanan jamuan tamu dengan hitungan perkiraan yang tepat.

Saat itu sang pemilik rumah menyiapkan jamuan para tamu undangan salah satunya dengan menu masakan daging kerbau.

Tuan rumah saat itu menyembelih 1 ekor kerbau. tak habis pikir ketika acara hajatan pernikahan baru berjalan setengah hari tiba-tiba persediaan daging kerbau yang diperkirakan sudah cukup bahkan lebih untuk menjamu para tamu tiba-tiba hilang dan tidak ada yang tahu siapa yang mengambilnya.

Secara otomatis sang pemilik rumah gugup dan panik harus berbuat apa. Kemudian keesokan harinya setelah hajatan sang tuan rumah bertanya kepada orang pintar tentang keganjilan yang terjadi pada acara pernikahan tersebut.

Setelah di trawang orang pintar ternyata musnahnya daging kerbau tersebut karena diambil hantu kek senen. Karena pada saat itu sang tuan rumah lupa melengkapi sesaji ketika melaksanakan acara hajatan tersebut.

Sesaji dalam kepercayaan orang jawa merupakan makanan para makhluk gaib.

 Karena tidak ada sesaji tersebut sehingga kek senen mengambil daging kerbau untuk menjamu para tamu. Sehingga sampai saat ini di pulau jawa khususnya ketika seseorang melaksanakan hajatan besar selalu melengkapi atau menaruk sesaji di tempat-tempat tertentu.

Komentar Disini
1092 Total Views 9 Views Today

Tinggalkan Balasan

Top