Kamu disini
Home > Indigo > Inilah Cara Mengobati Penyakit Akibat Ilmu Santet

Inilah Cara Mengobati Penyakit Akibat Ilmu Santet

 

Santet? Ketika mendengar kata tersebut pasti di dalam benak kita yang kita bayangkan adalah dukun dan benda-benda yang menyeramkan seperti paku, gunting, silet dll yang ada di dalam tubuh manusia yang dikirim oleh orang jahat.

Sebenarnya apa santet itu?

Santet adalah cara seseorang yang mempunyai niat jahat untuk menyalahi, menyakiti bahkan bisa menyebabkan kematian dengan cara menggunakan ilmu hitam atau ilmu gaib.

Biasanya sarana atau media yang digunanakan dalam melaksanakan ritual santet adalah benda mati. Seperti boneka, foto, gunting, silet, paku, pecahan kaca, rambut, kawat, lidi dan sebagainya.

Sebenarnya fenomena santet sudah ada sejak zaman nenek moyang kita.

Tapi sampai sekarang belum ada satupun profesor atau ilmuan  yang mampu membuktikan keilmiahan atau bukti autentik ilmu tersebut.

Secara nalar akal sehat manusia ilmu santet tidak bisa ditrima dan dimengerti. Karena seseorang yang terkena serangan ilmu santet tidak ada gejala bahkan tanda-tandanya sama sekali. Tiba-tiba merasakan kesakitan.

Seseorang terkena penyakit yang disebabkan oleh ilmu santet maka akan sulit dideteksi secara medis.

Sehingga ketika berobat ke dokter orang tersebut penyakitnya tidak ditemukan dan diketahui oleh dokter.

Bahkan dilakukan ronsenpun tetap tidak terdeteksi penyakitnya. Tapi orang tersebut masih merasakan kesakitan dibagian-bagian tertentu pada tubuhnya.

Dalam tradisi orang jawa ada keunikan tersendiri cara untuk menangkal dan mengobati penyakit yang disebabkan oleh santet.

Seperti halnya untuk menangkal terkena ilmu santet, orang jawa mempunyai kepercayaan bahwa pohon pepaya yang ditanam di pekarangan depan rumah  dapat mencegah masuknya kiriman santet ke dalam rumah.

Selain itu juga orang jawa mempunyai kepercayaan yang unik lagi yaitu ketika datang bulan purnama masyrakat jawa untuk menghindari santet, mereka tidur di lantai tanpa alas tidur sama sekali.

Karena mereka percaya bahwa makhluk ghaib tidak bisa menyentuh tanah. Sehingga ketika seseorang tidur di lantai tanpa alas mereka akan selamat dari guna-guna dan santet.

 

Sedangkan orang islam kejawen memiliki kepercayaan dan tradisi yang unik untuk menghindari santet.

Yaitu ketika hari kamis sore menjelang maghrib mereka mempunyai tradisi membaca surat yasin sebanyak 40 kali.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terkena serangan ilmu santet. Atau bisa dikatakan sebagai pagar diri.

Dengan alasan bahwa malam jum’at adalah hari kramat dan hari yang istimewa bagi meereka.

 

Komentar Disini

Tinggalkan Balasan

Top