Kamu disini
Home > Sukses > Kenapa Sulit Untuk Kaya? Ini Penyebabnya

Kenapa Sulit Untuk Kaya? Ini Penyebabnya

sulit-untuk-kaya

Menjadi seorang yang memiliki kehidupan yang cukup adalah keinginan kebanyakan orang. Dan menjadi seorang yang kaya merupakan impian semua orang. Namun, untuk menjadi kaya tidaklah semudah seperti yang kita bayangkan. Untuk mencapai itu kita harus merubah bisa mindset dan cara pandang kita terhadap arti kekayaan itu sendiri.

Sebenarnya, jika kita memandang kehidupan dari berbagai macam orang di sekitar, kita akan melihat ada banyak masyarakat kelas menengah yang berpotensi untuk menjadi seseorang yang lebih kaya. Namun, karena cara pandang yang salah terhadap kekayaan, menjadikan mereka seakan mentok pada posisi itu-itu saja. Tidak ada perkembangan yang signifikan pada kekayaan dan kehidupan mereka.

Ada beberapa alasan mendasar yang membuat kebanyakan orang tidak menjadi kaya sampai akhir hayatnya. Perhatikan beberapa penyebab sulit untuk kaya.

1. Pesimis

Pesimis adalah masalah mindset atau kepercayaan diri sudah tertanam dialam bawah sadar seseorang. Seringkali orang tanpa disadari sikap pesimis dari dalam hati.

Aku bukan siapa-siapa, mana mungkin bisa kaya”; “Aku hanya karyawan, gak mungkin kaya” atau “Mana mungkin bisa membeli rumah dengan gaji segini”.

Pertanyaan-pertanyaan negatif pada diri seperti diatas mungkin terkadang melintas dalam hati. Ini merupakan serangkaian sugesti negatif yang sering membentuk bayang-bayang pesimisme dalam jiwa, sehingga sulit bahkan tidak mungkin untuk mencapai kekayaan

2. Enggan Untuk Berkembang

Kebanyakan masyarakat lebih nyaman pada posisi yang diduduki saat ini dari pada harus bekerja keras untuk perkembangan yang lebih baik. Tidak mau menerima masukan atau saran dari luar untuk berkembang.

Bertolak belakang dari orang kaya selalu tidak ingin hanya berhenti pada suatu posisi tertentu saja. Mereka selalu ingin belajar dan menambah input yang bisa berkontribusi untuk perkembangan, baik kehidupan maupun kekayaan di manapun posisi mereka sedang berada.

3. Berpikir Bahwa Waktu Terbaik adalah Besok

Waktunya kurang cocok untuk memulai bisnis, pasar sedang lesu, rupiah melemah, BBM naik, harga emas turun, laju ekonomi melambat, persaingan makin sengit, dsb.

Itu hanya sebuah alasan yang menjadikan orang tidak bisa kaya karena suka menunda, berpikir bahwa waktu terbaik adalah besok dan besoknya lagi.

Mereka baru tersadar ketika umur sudah senja dan tenaga makin renta. Sebagian lainnya tidak pernah tersadar sampai akhir hayatnya.

Lakukan apa yang mesti kita lakukan hari ini, meski seremeh apapun itu.

4. Berperilaku Konsumtif

Perlu di garis bawahi bahwa kebutuhan tidaklah sama dengan keinginan. Kebanyakan orang cenderung lebih suka menuruti keinginannya dari pada memenuhi kebutuhan. Sehingga akan membuat pengeluaran semakin membengkak dan akan sulit mengatur keuangan mereka.

Sering kita melihat bahwa mereka yang benar-benar kaya justru berpenampilan biasa saja, sedangkan orang biasa kelihatan selalu ingin menampilkan kelebihan kekayaan mereka. Perilaku konsumtif dalam memenuhi keinginan bukan pada kebutuhan ini akan menghambat pertumbuhan kekayaan.

5. Bekerja Hanya Untuk Uang

Inilah yang salah dari pemikiran kita yang hanya bekerja hanya untuk mendapatkan uang. Berbeda dengan pemikiran orang kaya, mereka bekerja sekaligus untuk belajar.

Mereka tidak mau hanya bekerja pada orang hanya untuk gaji yang besar, mereka memiliki sebuah rencana besar ke depan. Mereka bekerja selain untuk mendapatkan gaji juga untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman, dan itu yang mereka anggap sebagai poin utama.

Karena dengan ilmu dan pengalaman yang mereka dapatkan, ke depan bisa dijadikan bekal untuk hidup lebih mandiri.

banner-kristal-penarik-kekayaan

Memang tidak gampang untuk mencapai kekayaan, perlu adanya pendukung agar cepat untuk mencapainya. Pada situs penarikkekayaan.com bisa jadi solusi mempercepat untuk mendapatkan kekayaan yang di inginkan. Rezeki akan dengan mudah mendatangi kita.

Komentar Disini
1437 Total Views 3 Views Today

One thought on “Kenapa Sulit Untuk Kaya? Ini Penyebabnya

Tinggalkan Balasan

Top