Kamu disini
Home > Indigo > 7 Sarana Ilmu Pelet Ampuh yang Berasal dari Bagian Tubuh Hewan

7 Sarana Ilmu Pelet Ampuh yang Berasal dari Bagian Tubuh Hewan

 

Dilihat dari segi media (benda perantara) yang digunakan, ternyata ilmu pelet menggunakan bermacam-macam sarana.

Ada yang menggunakan sarana tumbuhan, semisal bulu perindu. Ada yang menggunakan sarana rajah yang ditulis di media kertas. Ada yang menggunakan sarana batu mustika bertuah ilmu pelet.

Ada pula yang menggunakan sarana-sarana tertentu yang berasal dari hewan.

Tulisan Saya kali ini akan membahas sarana ilmu pelet ampuh yang medianya menggunakan bagian tubuh hewan.

Sebagian hewan-hewan ini bisa didapatkan di sekitar tempat tinggal kita. Namun, ada juga sarana pelet dari tubuh hewan ini sulit sekali mendapatkannya.

Selain karena langka, juga karena dibatasi undang-undang pemerintah mengenai perburuhan hewan.

Berikut sarana ilmu pelet ampuh tingkat tinggi, yang menggunakan bagian dari tubuh hewan.

  1. Air Mata Duyung

MInyak air mata duung ilmu pelet ampuh

Selama ini banyak yang salah mengartikan, bahwa air mata duyung sama dengan minyak wangi merk putri duyung.

Di sini Saya perlu meluruskan anggapan, bahwa air mata duyung bertuah pengasihan sebenarnya diperoleh dari air mata ikan duyung. Ingat, “Ikan duyung”, bukan putri duyung.

Ikan duyung adalah mamalia laut yang memiliki wujud mirip anjing laut. Biasanya, ikan jenis ini banyak berada di wilayah perairan Indonesia bagian timur. Oleh masyarakat lokal disebut sebagai “dugong” atau “duyong”.

Air mata duyung memang sangat ampuh jika digunakan untuk pengasihan. Namun, sayangnya untuk mendapatkan air mata duyung tidaklah mudah. Sebab ikan duyung mengeluarkan air mata hanya pada saat-saat tertentu saja.

Selain itu, hanya ikan duyung betina yang masih dalam masa menyusui saja yang bisa diambil air matanya.

 

  1. Mani Gajah

mustika mani gajah pengasihan

Mani Gajah atau sperma gajah salah satu di antara sarana pelet ampuh yang paling diburu.

Seringkali terjadi salah kaprah mengenai mani gajah yang digunakan sebagai media pelet. Misalnya, banyak yang menyangka bahwa setiap sperma gajah sudah pasti bisa digunakan sebagai sarana pengasihan.

Padahal tidak demikian, hanya mani gajah yang sudah memfosil atau sudah membentuk menjadi kristal saja yang biasanya digunakan untuk pengasihan.

Jadi bisa disimpulkan, sarana pelet mani gajah yang efeknya lebih kuat adalah mani gajah yang sudah berwujud fosil. Terutama fosil mani gajah yang terbentuk selama ribuan bahkan jutaan tahun.

 

  1. Kulit Kijang/Rusa

kulit rusa untuk penulisan rajah

Sarana pengasihan selanjutnya, yaitu kulit kijang atau juga kulit rusa. Berbeda dengan sarana lainnya, kulit kijang tidak bisa langsung digunakan sebagai media pengasihan.

Sebelum digunakan, sarana ini haruslah dirituali dan ditulisi rajah terlebih dahulu. Mengenai rakah yang ditulis, bisa berbeda-beda bergantung kelimuan si pembuat rajah melalui kulit kijang ini.

Umumnya, kulit kijang tersebut ditulis dengan tinta yang telah dicampur dengan minyak zakfaron. Semakin bertahan lama rajah tersebut, maka semakin permanen pula energi ilmu peletnya.

 

ilmu pelet praktis tingkat tinggi

 

  1. Serangga Samber Lilin

Samber-lilin

Dalam artikel lainnya yang menjelaskan mengenai susuk. Sudah Saya uraikan secara singkat mengenai Samber Lilin. (klik Artikel :  5 Jenis Pasang Susuk Asli Nusantara yang Paling Banyak Digunakan)

Samber lilin merupakan jenis serangga berwarna hijau seukuran jangkrik (atau pul lebih kecil). Bianatang ini memiliki nama latin Strobilanthes dyerianus

Karena banyaknya yang memburu hewan ini sebagai sarana ilmu pelet, sehingga membuat keberadaan serangga yang memiliki warna hijau memikat ini hampir punah dan sulit ditemukan.

Serangga ini dikenal sebagai media susuk pemikat. Mereka yang menginginkan dirinya memancarkan daya pesona yang kuat, biasanya menggunakan sarana ini untuk pasangan.

Dengan energi yang sama kuatnya dengan susuk emas. Membuat pasang susuk Samber lilin menjadi pilihan, apalagi biaya susuk samber lilin lebih terjangkau dibanding susuk emas.

Mengenai penggunaan samber lilin sebagai media susuk pelet masih menjadi misteri. Ada yang dipakai dengan ditanam ke dalam lapisan kulit, ada yang ditelan, ada pula yang mengungkapkan penggunaannya cukup dibawa kemana saja.

 

  1. Fosil Keong Buntet

Selanjutnya, yaitu fosil keong buntet. Ada juga yang menyebutnya kol buntet. Istilah buntet berasal dari Bahasa Jawa yang berarti mampat atau tertutup.

Sedangkan keong buntet adalah cangkang keong yang lubang di cangkan tersebut tertutup oleh batuan yang mengendap ratusan atau jutaan tahun lalu.

Semakin tertutup cangkang keong tersebut, maka semakin baik pula keong ini dijadikan sarana pengasihan.

Selain dikenal sebagai sarana pengasihan, keong buntet juga dimanfaatkan energinya untuk pelarisan dan pagar gaib.

 

  1. Ikan Tempel

ikan tempel pelarisan dan pengasihan
ikan tempel

Banyak yang mengira, ikan tempel yang saat ini beredar di masyarakat adalah utuh bagian ikan. Malahan awalnya, Saya mengira kalau ikan tempel justru sejenis karang. Padahal itu adalah bagian punggung dari ikan remora.

Ikan remora merupakan salah satu jenis ikan yang selalu menempel pada ikan hiu. Tujuannya untuk melakukan simbiosis dengan ikan hiu tersebut. Karena keberadaannya yang selalu menempel pada ikan hiu inilah, yang mungkin menjadi sebab sarana pengasihan ini disebut ikan tempel.

Pada umumnya ikan tempel digunakan sebagai sarana pelarisan usaha. Penggunaannya yaitu dengan disimpan di dalam toko/ruko.

Namun di balik itu, ikan tempel pun ternyata bermanfaat sebagai sarana pengasihan tingkat tinggi.

 

  1. Kulit Macan

kulit macan untuk pembuatan rajah

Tak beda dengan sarana kulit kijang, kulit macan pun banyak yang digunakan sebagai media penulisan rajah. Namun karena peraturan perlindungan hewan langka, tidak mudah mendapatkan kulit macan yang asli.

Saya pribadi tidak menyarankan Anda menggunakan sarana kulit macan, sebab memang penggunaannya bisa menyebabkan kelestarian hewan buas ini, justru terancam.

Biasanya rajah yang dituliskan pada kulit macan digunakan untuk khasiat perlindungan. Tetapi orang zaman dahulu juga menggunakan kult macan untuk rajah pengasihan.

 

Demikian 7 sarana ilmu pelet ampuh yang berasal dari tubuh hewan. Ketujuh sarana tersebut adalah benda bertuah yang umum digunakan masyarakat di nusantara.

 

Karena setiap daerah biasanya memiliki budaya spiritual yang berbeda-beda. Bisa jadi pula ada sarana pelet yang berasal dari hewan, tapi kurang begitu diketahui publik

Komentar Disini

Comments are closed.

Top