Kamu disini
Home > Liputan Khusus > Membongkar Misteri Candi Gaib di Kawasan Gedong Songo

Membongkar Misteri Candi Gaib di Kawasan Gedong Songo

Candi Gedong Songo termasuk salah satu candi bersejarah yang berada di bukit Pegunungan Ungaran. Tepatnya di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Terletak pada ketinggian 1.200 DPL dengan suhu 19-27 0C.

Jika ditelisik dari arsitek bentuk bangunannya, Candi Gedong Songo mempunyai kemiripan corak dengan Candi Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Memang, keduanya dibangun pada masa yang sama. Hanya saja, usia candi di Dieng lebih tua ketimbang Candi Gedong Songo.

Jika ditelisik dari arsitek bentuk bangunannya, Candi Gedong Songo mempunyai kemiripan corak dengan Candi Dieng di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Memang, keduanya dibangun pada masa yang sama. Hanya saja, usia candi di Dieng lebih tua ketimbang Candi Gedong Songo.

Candi Gedong Songo mempunyai arti bangunan yang berjumlah 9 buah. Candi ini peninggalan budaya Hindu dari Wangsa Syailendra. Ada yang menyebutkan, nama Candi Gedong Songo bermula karena memang dibangun pada abad ke-9 masa kerajaan Majapahit.

Namun, sumber lain menyebutkan candi ini dibangun pada abad ke-8.

 

 

Candi Kesepuluh, Candi Gaib

Dilihat secara fisik, Candi Gedong Songo sudah tak lagi berjumlah 9, tapi jumlahnya 5 yang masih tersisa. Hal itu disebabkan karena terjadinya bencana alam sehingga banyak candi yang rusak.

Candi Gedong Songo sebenarnya menyimpan banyak sekali misteri. Kental dengan hal-hal berbau mistis dan gaib. Termasuk juga supranatural. Aura kegaibannya sangat kuat. Bahkan, banyak sekali penghuni gaib sebangsa jin yang menjaga kompleks candi ini.

Menurut Pakar Supranatural, Candi Gedong Songo tidak berjumlah 9, tapi sepuluh. Hanya saja, ada satu candi yang tak tampak. Candi ini memang gaib. Tidak bisa dilihat manusia biasa. Dan dihuni para raksasa.

Candi kesepuuh yang tak terlihat ini, berada paling atas dan jarang pengunjung yang berani menuju ke sana karena tempatnya yang sangat angker.

Bila ditelisik, letak candi kesepuluh berada tepat di bagian atas puncak belerang. Bukit terjal yang menghubungkan antara sumber belerang dan puncak pukit tersebut. Jika dilihat dari mata indigo, sebenarnya adalah jalan setapak berundak-undak menuju ke sebuah gapura atau pintu masuk.

Candi kesepuluh di kompleks Gedong songo memiliki bentuk yang mirip dengan candi pertama. Hanya saja sebelum masuk ke pelatarannya, di bagian depan terdapat bangunan mirip gapura.

Di setiap sudut candi gaib kesepuluh ini di jaga raksasa, yang rupa dan bentuk tubuhnya mirip butho cakil. Semua raksasa berkulit hitam dan bermata merah menyala.

Dari semua candi yang ada di kompleks Gedong Songo. Candi kesepuluh adalah satu-satunya candi yang penghuni gaibnya, sama sekali tidak ada yang berasal dari pengikut sunan Liong atau Arya Damar.

 

Baca juga: Jejak Sunan Liong, Penyebar Ajaran Islam di Dataran Tinggi Gedong Songo

 

Komentar Disini

Tinggalkan Balasan

Top